Ayam Woku

Bismillah

Malam ini ingin masak yang spesial, apalagi kalau bukan ayam. Setelah berhari-hari hanya makan telur saja, rasanya kangen juga makan ayam. Namun kalau udah keseringan makan ayam, bisa eneg juga ya. Saya rasa, saya tidak pernah bosan makan telur, tempe ataupun tahu. Berbeda dengan ayam yang sering bosan, sehingga jarang dimasak.

Untuk mensiasati kebosanan tersebutlah saya harus pandai-pandai mencari resep terbaru. Saya biasanya memilih resep yang kuat bumbunya, atau pedas rasanya. Ini bertujuan untuk menghilangkan rasa eneg akan ayam.

Saya paling ribet kalau soal memakan daging ayam. Saya paling tidak suka ayam yang masih berbau khas ayam, atau yang kurang matang. Ayam khas arab atau sawaya jarang dimasak dengan bumbu yang kuat, bahkan plain tanpa bumbu apapun. Bau “ayam” nya terasa sekali. Itulah yang menyebabkan saya kurang suka sawaya. Saya lebih memilih ayam fahm(ayam panggang khas arab) dibanding sawaya.

Kembali ke ayam woku, masakan khas sulawesi utara ini termasuk masakan yang simpel dalam pengolahannya. Menurut lidahku, rasanya mirip-mirip asam pedas ayam ala melayu atau gulai ayam tanpa santan dan asam. Rasanya enak, hanya kurang kemangi saja, kurang wangi kemanginya.

Resep Ayam Woku
Sumber: Ita-DapurGriyaKhayangan

Bahan:

1. 1 ekor ayam, potong 8 atau 12
2. 2 buah jeruk nipis, ambil airnya
3. 2 buah tomat hijau/belimbing wuluh iris(saya ganti asam keping)
4. 3 batang daun serai, memarkan
5. 5 lembar daun jeruk purut
6. 3 ikat daun kemangi(kebetulan tidak ada)
7. 1 sdt garam (secukup rasa)
8. 1 sdt gula pasir
9. 200 ml air
10. 100 ml minyak goreng

Bumbu Halus:

1. 10 butir bawang merah
2. 3 siung bawang putih
3. 5 buah cabe merah besar
4. 7 buah cabe rawit merah
5. 7 butir kemiri
6. 1 ruas kunyit
7. 1 ruas jahe

Cara membuat:

1. Lumuri ayam dengan air jeruk nipis, diamkan kurang lebih selama 15 menit.
2. Panaskan minyak goreng dalam wajan, tumis bumbu halus hingga harum, masukkan ayam, aduk rata. Tunggu hingga ayam berubah warna lalu beri air, tomat hijau/belimbing wuluh, daun serai, daun pandan dan daun jeruk purut. Masukkan juga garam dan gula pasir, aduk rata. Masak hingga ayam matang.
3. Sesaat sebelum wajan diangkat, taburkan daun kemangi di atas ayam dan aduk rata sebentar. Angkat lalu sajikan.

Selamat Mencoba ^_^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s