Fried Chicken – Broast

 Bismillah  

image

Udah lama pengen makan fried chicken atau disini namanya broast. Pengeen banged, tapi males beli. Males keluar duit, xixiixixi. Tiba-tiba malam zauji bilang pengen dibikin ayam broast, tumben-tumnbennya request. Mungkin ngidam juga ya. Hehehe.  

image

Nyoba resep mbak ricke yang udah terbukti enak dan crunchy. Penasaran apa saya juga bisa buat. Resep, tekhnik dan tipsnya saya ikuti dengan seksama.   Alhamdulillah fried chicken ku sukses. Gariiiing, crunchyyyy dan yummy deh. Zauji bilang lebih enak dari broast yang dijual-jual, senangnyaaa.

image

Biasanya buat ayam tepung nggak sesedap ini. Tepungnya halus aja. Sekarang penampakannya persis deh dengan yang dijual. Ada kriwil-kriwilnya. Coba deh perhatikan, crunchy banged ya. Yuk, temen-temen juga buat, anak-anak pasti suka. Apalagi ditemani french fries yang tak kalah yummy. Dicocol saus, garlic plus mayones ditambah salad(disini namanya salatoh) lebih nikmat rasanya. Ini resepnya ya, resep beserta tips dari mbak ricke ordinary kitchen.  

image

Resep Fried Chicken – Broast
Sumber: Ricke (adapted from NCC)  

Bahan:  

1. 1/2 ekor ayam (saya 1 ekor)
2. 1 sdt air jeruk nipis
3. 1/2 sdt garam
4. 1 sdt kaldu ayam bubuk
5. 1/4 sdt merica bubuk  

Tepung bumbu pelapis:  

1. 300 gram terigu protein sedang/all purpose
2. 1 sdm tepung sagu
3. 1/2 sdt soda kue
4. 1/2 sdt garam
5. 1 sdt kaldu ayam bubuk
6. 1/2 sdt merica bubuk
7. 1/4 sdt pala bubuk  

Bahan pencelup:  
1. 1 butir putih telur
2. 1 sdt kaldu ayam bubuk
3. 250 ml air  
4. Minyak goreng yang banyak untuk menggoreng ‘deep frying’.  

Cara membuat:  

1. Taruh ayam pada wadah, lumuri air jeruk nipis, garam, kaldu ayam bubuk dan merica bubuk. Simpan dalam lemari es selama 1 jam agar bumbu meresap (kalau buru-buru bisa minimal 15 menit).
2. Campur semua bahan tepung bumbu. Aduk rata. Sisihkan.
3. Kocok putih telur hingga encer dengan garpu/whisk, beri kaldu ayam bubuk. Aduk rata. Tuang air. Aduk rata. Sisihkan.
4. Panaskan minyak dengan api sedang. Jangan menggunakan api besar agar lapisan tepung tidak cepat gosong sedangkan bagian dalam ayamnya belum matang.
5. Ambil sepotong ayam, gulingkan ke tepung bumbu pelapis sebentar saja (cukup tipis saja), kemudian celupkan ke bahan pencelup sebentar saja, angkat dan gulingkan ke tepung bumbu lagi. Gulingkan sambil dipadatkan agar tepung melekat dengan baik pada ayam. Kemudian cubit-cubit ayam dengan ujung jari kita untuk membuat efek ‘kriwil’ pada tepungnya ketika digoreng ^__^
6. Goreng ayam dalam minyak yang sudah dipanaskan sambil sesekali disiram jika ada bagian yang tidak terendam minyak dengan sempurna. Bolak balikkan ayam jika dibutuhkan. Goreng hingga kecoklatan an kering. Angkat dan tiriskan.
7. Sajikan dengan saus sambal atau saus tomat.  

Tips:  

– Gunakan minyak dalam jumlah banyak untuk menggoreng ‘deep frying’, ini salah satu faktor yang akan membuat ayam menjadi renyah kriuk kriuk.
– Panaskan minyak dengan api sedang, jangan gunakan api besar untuk menghindari tepungnya cepat gosong sedangkan bagian dalam masih belum matang sempurna. Alhamdulillah aku klo bikin selalu matang sampai ke bagian dalam.
– Saat membalut ayam dengan tepung bumbu, balut sambil dipadatkan tepungnya agar menempel dengan baik pada ayam. Kemudian cubit-cubit dengan menggunakan ujung jari-jari kita untuk mendapatkan efek ‘kriwil’ pada tepungnya saat digoreng.
– Kita tidak bisa mengharapkan ayam setelah digoreng dan didiamkan di suhu ruang akan dapat bertahan terlalu lama renyahnya. Jika kita membeli ayam dari resto fried chicken terkenal sekalipun, jika kita bawa pulang dan didiamkan agak lama juga pasti akan tidak renyah lagi. Ayam yg disimpan di rak display di resto akan lebih tahan lama renyahnya karena rak displaynya mempunyai penghangat (display warmer/display heater) untuk menjaga ayam yg telah digoreng tetap renyah dan fresh ^__^ Alhamdulillah ayam yang aku buat tadi sore digoreng pas mau dimakan malamnya masih renyah kok😉
– Jika ingin membuat versi pedas atau versi lada hitam, tinggal ditambahkan cabe bubuk atau lada hitam yg kasar (jangan pake yg terlalu halus lada hitamnya karena bisa bercampur dengan tepung nanti tepungnya malah jadi ikut berwarna gelap).
– Minyak bekas menggoreng ayam memang akan menjadi keruh karena bercampur dengan tepung. Tapi selama minyaknya tidak mengalami oksidasi berlebihan sampai berwarna kehitaman minyak masih bisa dipakai kembali. Setelah selesai menggoreng, dinginkan minyak dan diamkan beberapa jam (atau semalaman), nanti tepungnya mengendap di bagian bawah dan minyaknya memisah di bagian atas. Saring perlahan minyaknya, buang endapan tepungnya.  

Selamat Mencoba ^_^  

19 Nov 2013

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s