Puding Nasi

Bismillah  

image

Kalau ada sisa nasi jangan cepat-cepat dibuang ya, harus diberdayakan karena bisa dibuat macam-macam. Seperti bola-bola nasi, canape nasi, pizza nasi, kerupuk nasi dan puding nasi. Resep bola-bola nasi atau aranchini sudah pernah saya post sebelumnya, yang lainnya antri menunggu giliran dicoba ya.  

Puding oatmeal dan puding roti udah, hari ini giliran puding nasi.  Ternyata setelah dibuat rasanya mirip puding beras susu khas turki yang dulu pernah saya buat. Anak-anak tetap doyan banged. Bergizi karena mengandung susu, telur dan nasi. Satu puding lengkap gizinya. Apalagi dengan tambahan kismis sebagai seratnya. Makanan anak-anak hari ini puding nasi deh. Satu resep menghasilkan puding yang lumayan banyak juga. Bisa dinikmati hangat ataupun dingin. Anak-anak begitu keluar oven langsung “hap” deh ^0^.  

image

Resep Puding Nasi
Sumber: Ariesta Mikdar  

Bahan puding :  

1. 250 gram nasi dingin
2. 300 ml susu cair
3. 3 sdm gula pasir
4. 75 gram keju parut
5. 125 gr campuran sukade dan kismis (saya hanya memakai kismis)    

Bahan Vla Vanilla :  

1. 350 ml susu cair
2. 4 sdm gula pasir
3. 1/2 sdt vanili bubuk
4. 2 sdm maizena
5. 50 ml air untuk melarutkan maizena
6. 2 butir telur ayam  

Taburan :

50 gr kismis, rendam air panas sampai mengembang, tiriskan  

Cara membuat :  

1. Siapkan pinggan tahan panas yang dioles margarin atau cup alumunium. Sisihkan. Panaskan oven dengan suhu 180 derajat C.
2. Vla vanilla : larutkan maizena dalam air, aduk rata. Masukkan telur, aduk rata, sisihkan.
3. Rebus susu dan gula sampai mendidih, Masukkan vanila. Kecilkan apinya, kemudian masukkan larutan maizena+telur. Aduk-aduk sampai kental dan meletup-letup. Sisihkan.
4. Di tempat lain rebus susu dan gula sampai gula menjadi larut dan mendidih, masukkan nasi. Masak sampai susu habis. Tuangkan vla vanilla ke dalamnya, aduk rata. Matikan api. Masukkan keju parut dan campuran sukade dan kismis, aduk rata.
5. Tuang ke dalam cetakan, taburi kismis, panggang selama 35 menit. Jika memakai cup alumunium (atau cetakan ukuran kecil) cukup 25 menit saja. Jika disentuh permukaannya sudah kering, segera keluarkan dari oven. Dinginkan dan sajikan.    

Selamat Mencoba ^_^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s