Kue Ape

Bismillah

image

Ada yang tahu apa nama kue ini? Kue ini termasuk ragam kue basah tradisional atau kue khas nusantara. Pertama sekali saya mencoba kue ini ketika mengunjungi bandung, dalam rangka menemani umi reuni kampusnya di ITB. Sekalian jalan-jalan di bandung dan sekitarnya. Di depan kampus, sebelum naik delman, abi memesan kue ini. Jujur saya sama sekali tidak tahu nama kue ini. Kata abi khas bandung. Apa benar ya? Hehehe.

Setelah browsing sana sini, saya menemukan picture yang persis dengan kue yang sebelumnya pernah saya cicipi itu. Ternyata namanya kue ape. Kuenya seunik namanya. Bentuknya bulat pipih, tekstur tengahnya seperti serabi, namun pinggirannya seperti crepes, gurih deh. Zauji pertama nyoba menyangka ini serabi tapi bingung karena pinggirannya crispy. Overall, kue ini enak deh. Sempat khawatir nggak sukses, namun alhamdulillah jadi. Tengahnya berserat dan pinggirannya kriuk-kriuk. Lain waktu ingin mencoba buat crepes dan serabi. Mari budayakan membuat kue tradisional.
image

Resep Kue Ape
Sumber: Ita-DapurGriyaKhayangan

Bahan Biang:

1. 1/2 sdm ragi instan (fermipan)
2. 1/2 sdm gula pasir
3. 1/2 sdm tepung terigu
4. 100 ml air kelapa (air putih aja juga gak apa2)

Bahan Adonan:

1. 250 gram tepung beras
2. 350 ml santan kental
3. 2 lembar daun pandan
4. 200 gram gula pasir (jika kurang suka manis kurangi 1-2 sdm)
5. 1/4 sdt garam halus (sedikit aja, untuk menambah cita rasa)
6. Sedikit pasta pandan dan pewarna makanan hijau

Cara Membuat:

1. Campur bahan biang dan diamkan 15 menit hingga berbuih. Rebus santan kental dengan daun pandan, didihkan dengan mengaduk2 jangan sampai santan pecah. Biarkan menjadi hangat.
2. Siapkan wadah atau mangkok besar, masukkan tepung terigu, gula pasir, garam halus, tuangkan santan kental yang sudah hangat sedikit demi sedikit sambil adonan diuleni hingga gula larut.
3. Masukkan adonan biang yang sudah berbuih, uleni, tambahkan pewarna makanan hijau dan pasta pandan, uleni lagi dengan tangan hingga adonan halus dan licin. Menguleninya harus agak lama kurang lebih 15 menit, sambil adonan dikeplok2 diangkat/ditarik dan diturunkan dengan tangan. Kemudian istirahatkan adonan selama kurang lebih 1 jam.
3. Siapkan wajan kecil dan cekung (sebaiknya yang anti lengket jika punya lhoo) untuk memanggang, panaskan dulu sebelum dibuat memanggang dengan api yang kecil saja. Lalu tuangkan sesendok sayur adonan diatas wajan, tekan sendok sayurnya sambil sendok sayur diputar hingga membentuk pinggiran yang tipis dan bulat. Putar beberapa kali (bisa 3 kali memutar) agar terbentuk pinggiran kue ape yang rata dan agak tebal sehingga tidak mudah gosong. Tutup wajannya, tunggu sekitar 4 menit. Buka tutupnya, bila sudah matang segera angkat. Hidangkan hangat2, akan terasa krispinyaz.

Selamat Mencoba ^_^

17 Jan 2014

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s