Kue Mangkok

Bismillah
image

Siapa yang tidak kenal kue mangkok. Salah satu kue basah tradisional yang cukup digemari segala kalangan usia. Kalau di Malaysia sering disebut kuih mangkuk. Favoritku kue mangkok tape singkong. Sayang di madinah nggak ada jual tape singkong, singkong aja nggak ada, apalagi tapenya. Apa boleh buat, kue mangkok tanpa tape saja. Kue mangkok ini tetap enak kok. Apalagi ada rasa coklat dan capuccinonya. Anak-anak doyan.
image

Jujur saya agak trauma dengan kue atau roti yang bahan utamanya adalah yeast atau ragi roti. Sering tidak mengembang. Makanya, sempat dag dig dug serr ketika membuat kue mangkok ini. Sudah persiapan batin, kalau-kalau dandangnya dibuka, kuenya nggak merekah alias mingkem semua. Dan suprise….setelah dibuka, kue mangkoknya merekah laksana bunga mekar. Perdana membuat kue mangkok, dan alhamdulillah sukses. Jazahallahu khairan kepada mbak rina audie, resepnya top banged deh. Hemat biaya tapi enak rasanya.

image

Resep Kue Mangkok
Sumber: Rina Audie

Bahan :

1. 150 ml susu cair
2. 50 gram coklat blok putih, cincang/serut kecil
3. 20 gram capucino bubuk
4. 150 gram tepung terigu
5. 1 sdt munjung ragi instant
6. 50 gr gula pasir
7. 1/2 sdt baking powder

Cara membuat :

1. Dalam sebuah panci panaskan susu cair, kemudian masukkan coklat blok putih, aduk sampai larut. Masukkan kapucino bubuk, aduk juga sampai rata dan larut. Angkat dan biarkan hangat.
2. Dalam wadah lain campur terigu, ragi instant dan gula pasir, aduk rata. Tuangi larutan kapucino hangat (hangat lho jangan panas, ntar raginya mati) sambil diaduk menggunakan whisker sampai rata. Adonan yang terbentuk kental ya.
3. Tutup adonan dan letakkan di tempat hangat selama 45 menit sampai mengembang.
4. Siapkan cetakan kue mangkok (cucing) biarkan kering tanpa dioles minyak atau apapun. Panaskan kukusan sampai beruap banyak.
5. Aduk adonan sampai buihnya hilang. Masukkan baking powder, aduk rata.
6. Tuang kedalam cetakan sampai penuh kemudian dikukus selama 20 menit , dengan menggunakan api besar. Angkat dan biarkan hangat. Lepaskan kue dari cetakan dengan hati-hati.

Note :

1. pastikan ragi yang digunakan masih aktif supaya kue bisa mengembang. Begitu juga dengan baking powdernyaa.
2. Cetakan tidak perlu dioles minyak supaya bisa mekar. Bisa juga menggunakan cetakan bolu kukus yang dialas cup kertas.
3. Adonan yang antri jangan diletakkan di tempat hangat/dekat kompor supaya tidak over fermentasi yang menyebabkan kue mingkem/tidak merekah.
4. Tuang adonan sesaat sebelum dikukus. Jangan biarkan adonan antri di dalam cetakan supaya tidak berbuih/over fermentasi. Jika over fermentasi bisa mingkem ya.

Selamat Mencoba ^_^

11 Jan 2014

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s