Kue Cucur

Bismillah

Beberapa hari membuat makanan khas negara lain, jadi rindu lagi dengan makanan indonesia. Memang bagiku, masakan dan kue khas indonesia tetap nomor satu. Cinta negeri ceritanya, hehehehe.

Saya sama sekali belum pernah mencicipi kue cucur ini. Baru beberapa kali lihat fotonya saja. Penasaran banged. Ternyata rasanya unik, berserat seperti kue sarang semut tapi kenyal. Beberapa kali gagal, kuenya keras dan meleot. Yang sukses adalah kuenya harus lembut berserat. Unik sekali menurutku. Kata cucur berasal dari cucuran minyak. Jadi pembuatannya kue harus dicucuri atau disiram-siram minyak supaya matang.

Membuatnya cukup tricky, pertama minyak harus sudah panas, kemudian aduk adonan kue supaya tidak mengendap didasar, tuangs sesendok sayur, apinya kecil ya. Kemudian setelah berserat semua, tusuk tengahnya yang menggelembung dengan lidi, baru disiram-siram dengan minyak sampai matang dan tidak lengket ke wajan. Ini yang agak susah, jangan kelamaan dimasak, harus agak cepat supaya kuenya tidak keras dan lembutnya pas. Lembut kenyal. Intinya harus benar-benar mematuhi resep. Semoga sukses ya, soalnya jadinya enak banged.

Resep Kue Cucur
Sumber: Rina Audie

Bahan :

1. 375 ml santan
2. 100 gram gula merah, sisir tipis
3. 50 gram gula pasir
4. 2 lembar daun pandan
5. 250 gram tepung beras
6. 25 gram tepung terigu (saya pake protein sedang)
7. 1/4 sdt garam

Cara membuat :

1. Rebus santan, gula merah, gula pasir dan daun pandan sampai mendidih dan gula larut. Saring dan biarkan hangat/suam kuku.
2. Dalam wadah besar campur tepung beras, terigu dan garam aduk rata. Tuangi ±250 ml air gula hangat sambil diuleni menggunakan tangan. Adonan akan menggumpal, uleni terus selama 10 menit. Masukkan sisa air gula sambil diuleni lagi sampai rata (bentuk adonan sedikit encer). Tepuk-tepuk menggunakan telapak tangan selama 15 menit (saya pake mixer speed rendah selama 15 menit).
3. Tutup adonan kemudian diamkan selama semalam.
4. Panaskan wajan cekung kecil, isi dengan 5 sdm minyak goreng. Aduk-aduk adonan sampai kedasar wadah supaya tepung yang mengendap bisa tercampur rata. Setelah panas tuangkan adonan sebanyak 1 sendok sayur. Biarkan serat terbentuk di permukaan kue. Setelah serat terbentuk dan bagian tengah menggelembung, tusuk menggunakan lidi sambil disiram-siram minyak supaya matangnya rata. Goreng sampai matang. Angkat dan tiriskan. Lakukan terus sampai adonan habis.

Note :
1. Tuangi tepung dengan air gula hangat kuku (sedikit panas) sampai menggumpal kemudian diuleni. Setelah air gula dituang semua jangan lupa adonan ditepuk-tepuk/dimixer. Ini bertujuan memasukkan udara ke dalam adonan supaya bisa berserat banyak. Setelah itu diamkan semalam
2. Ketika menggoreng gunakan api agak kecil dan pastikan minyak sudah panas. Minyak yang digunakan tidak perlu banyak. Asal kue terendam sedikit sudah cukup.
3. Setelah dituang ke atas wajan, perhatikan, serat akan terbentuk dari pinggir ke tengah. Setelah penuh dengan serat, bagian tengah akan menggelembung sedikit. Segera tusuk menggunakan lidi sambil disiram minyak supaya matang. Ketika masih basah kue akan lengket di wajan, siram terus sampai kue matang dan agak kering. Setelah matang kue akan terlepas dari wajan.
4. Setelah kue diangkat, tunggu minyak supaya panas kembali dan suhunya stabil. Selain itu aduk adonan sesaat sebelum dituang agar tidak mengendap.

Selamat Mencoba ^_^

21 Jan 2014

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s