Kue Cincin

Bismillah

Hari ini full eksperimen membuat masakan dan kue, dari kue tradisional sampai roti-rotian. Melelahkan? Tentu saja, tapi senang sekali karena semuanya disukai zauji dan anak-anak. Dimulai dari kue cincin. Adonannya sih sudah dibuat dan didiamkan sejak dua hari yang lalu sesuai petunjuk resep. Jadi hari ini tinggal menggorengnya saja.

Kue khas betawi ini termasuk yang ribet untuk dibuat. Perlu perhatian extra dan tentu saja patuh pada resep. Tepung berasnya lebih bagus lagi asli buatan sendiri, maka bentuk kue cincinnya akan lebih bagus. Kue cincin ini enak sekali, aroma gula merahnya kerasa.
Resepnya sudah lama banged di memo, saya catat dari grup MBM, lupa dari siapa, jadi saya tuliskan sumbernya MBM saja ya.

Resep Kue Cincin
Sumber: MBM

Bahan :

1. 1/2 kg Tepung beras
2. 1/2 kg Gula merah
4. 3 sdm Tepung Terigu
5. 100 ml Air mentah
6. Air matang secukupnya

Cara Membuat:

1.Tempatkan Tepung beras pada wadah,sisihkan
2. Gula merah di masak dengan air mentah,hingga larut,panas-panas tuang ke dalam tepung beras,setelah agak hangat di uleni adonan jadi agak keras.
3. Tambahkan terigu,beri air matang sedikit-sedikit hingga adonan kalis.
4. Tutup adonan dengan kain (serbet) kering, simpan selama 2 hari. Karena kalau langsung di goreng hasilnya keras.
5. Ambil sedikit adonan, bentuk seperti cincin, goreng hingga coklat/matang.
6. Angkat, hidangkan bersama teh hangat.

Selamat Mencoba ^_^

13 Mar 2014

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s