Rose Bread

Bismillah

Nah ini untuk memberdayakan sisa adonan roti sobek tadi. Yang selai ubinya udah habis. Iseng nyoba buat roti mawar. Stepnya sih sudah diikuti, tapi jadinya nggak keliatan mawarnya, waduh benar-benar pemula. Tapi rasa tetap enak dan lembut. Makannya dioles selai strawberry. Tetap jadi rebutan. Walau bentuk tak seindah yang diharapkan, tapi tetap senang karena rotinya laris manis. Oya, saya share saja resep lengkapnya ya. Mana tahu teman-teman lebih beruntung, hasilnya lebih cakep dari punya saya. Yuk, let’s baking.

Resep: Rose Bread
Sumber: Sangjin Ko
Penulis : Dhani R Satyadharma
Step by step : Foodiva’s Kitchen

Bahan :

1. 120 ml susu cair
2. 100 ml air putih
3. 40 gram gula pasir
4. 4 gram garam (± 1/2 sdt)
5. 6 gram ragi instan (± 1/2 sachet)
6. 260 gram tepung terigu protein tinggi
7. 40 gram tepung terigu protein rendah (saya pake protein tinggi)
8. 30 gram mentega/margarin, cairkan

Olesan :

1. Mentega/margarin cair
2. 1 butir telur, kocok lepas + 1 sdm susu cair

Cara Membuat:

1. Dalam wadah besar, masukkan susu cair, air, gula, garam, aduk sampai larut 
2. Taburkan ragi instan, diamkan 5 menit sampai ragi tercampur dengan air, setelah itu diaduk rata
3. Masukkan semua terigu sambil diayak, aduk dengan sendok kayu sampai rata  Adonan yang terbentuk kenyal. Tambahkan mentega cair, aduk rata. Tutup dengan plastik wrap. Istirahatkan 20 menit di suhu ruang.
4. Kempiskan adonan, taburi dengan sedikit terigu, bulatkan adonan menjadi bulatan besar dengan cara menarik permukaan roti kearah bawah. Letakkan lagi di wadah, tutup lagi.
5. Istirahatkan 20 menit lagi, kempiskan, bulatkan, lalu tutup lagi.
6. Istirahatkan 20 menit. Setelah itu kempiskan dan bulatkan lagi. Tutup dengan plastik, masukkan lemari es/kulkas selama 5-6 jam atau semalam. Jika ingin segera dibentuk dan dioven juga boleh. Tapi saya pilih semalam, dari jam 17.30 sore sampai jam 5.30 pagi. 
7. Keluarkan dari kulkas,dan kempeskan. Siapkan loyang bulat diameter 20x6cm, alasi kertas roti dan olesi minyak/margarin. 
8. Selagi dingin bagi adonan jadi 8 bagian. Giling tipis masing-masing bagian. Olesi satu lembar adonan dengan mentega cair, tumpuk dengan 1 lembar lainnya. Olesi permukaannya dengan mentega cair. 9. Gulung sisi panjangnya sehingga berbentuk silinder. Lakukan dengan sisa adonan berikutnya dan kita akan mendapatkan 4 bh silinder. 
10. Potong semua ujung silinder sepanjang 3-4 cm. Tata di tengah loyang yang nantinya akan membentuk mawar.
11. Potong sisa silinder tadi berbentuk segitiga dan susun di pinggir loyang mengelilingi mawar. 12. Fermentasikan di tempat hangat sampai mengembang 2x lipat, selama ± 60 menit.
13. Lima belas menit sebelum fermentasi berakhir, panaskan oven dengan suhu 180°C. Olesi adonan yang telah mengembang dengan campuran telur dan susu. Panggang selama ± 20 menit sampai kuning kecoklatan. Setelah matang keluarkan dari oven dan olesi mentega selagi panas.

Selamat Mencoba ^_^

31 Okt 2014

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s